Tips Memilih Velg Mobil

Velg di mobil ibarat sepatu di kaki manusia berfungsi menjadi alat pijak ke permukaan jalan sebab jika ukurannya kurang tepat dapat mengganggu kenyamanan saat berjalan. Untuk itu, jika Anda memutuskan mengganti velg standar dengan model aftermarket, jangan terburu nafsu melihat model yang ditawarkan.
Untuk itu terdapat 3 aspek yang perlu diperhatikan sebelum membeli velg yaitu perhatikan spesifikasi velg, material serta gaya modifikasi.

 
Spesifikasi Velg

Tiap velg mobil memiliki ukuran PCD (Pitch Centre Diameter) yang berlainan. Ukuran PCD velg ditetapkan dari jarak antara lubang baut satu dengan yang lainnya. Ukuran PCD ini dapat dilihat pada spesifikasi yang tertera di velg misalnya pada velg tertulis 4×100 berarti velg terdiri dari 4 hole dengan PCD 100 mm.

Lalu yang kedua offset adalah ukuran jarak antara bagian dalam tengah velg dengan permukaan mounting (dudukan) velg pada kaki-kaki mobil. "Gambaran umum yang mudah dimengerti, offset itu merupakan ukuran keluar atau masuknya velg dari fender atau spatbor mobil," tambah Santo.

Ukuran offset menentukan jarak keluar atau masuknya bibir luar velg dari fender mobil, ini karena dipengaruhi ketebalan lingkaran tengah pada bagian dalam velg yang akan bersinggungan dengan permukaan mounting velg mobil. Semakin kecil nilai offset maka bibir luar velg semakin keluar dari fender, dan sebaliknya semakin besar nilai offset berarti bagian depan velg akan semakin ke dalam fender.

Selanjutnya, Anda juga harus memperhatikan ukuran diameter dan lebar velg sebab tiap mobil memiliki ukuran velg maksimal. Oleh karena itu jika Anda memutuskan mengganti velg dengan ukuran lebih besar dari sebelumnya, maka sebaiknya peningkatan ukuran velg yang di toleransi adalah sebanyak 3 tahap atau dikenal dengan istilah up size +3. Begitu juga dengan lebar velg harus disesuaikan dengan batas maksimal mobil.

Material Velg

Velg aftermarket biasanya memiliki material yang beraneka macam lazimnya terbuat dari jenis logam ringan sebut saja billet steel, forged alloy, atau magnesium. Velg dari bahan tersebut memiliki berat utuh yang lebih ringan dibandingkan velg standar yang umumnya terbuat dari material baja (lebih berat).

Dengan menerapkan velg yang lebih ringan di mobil Anda, diyakini bisa mengurangi bobot keseluruhan mobil tanpa mengesampingkan daya tahan velg itu sendiri. Dengan keseluruhan nilai berat mobil yang berkurang tadi otomatis berpengaruh juga pada kerja mesin yang tidak terlalu berat dalam memutar roda. Contohnya seperti Enkei, Speedline, TRD, Mugen dan Weld Racing yang tersedia mulai dari ukuran 14 hingga 19 inci dengan harga bervariasi mulai dari Rp 5 jutaan ke atas satu set.

Model Velg

Last but not least, memilih model velg juga merupakan hal yang penting. Tak dapat dipungkiri, model suatu velg dapat meningkatkan keanggunan dan gaya mobil Anda. Untuk itu sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dan selera. Berdasarkan itu, Anda dapat memilih aliran off road, touring, sporty look atau elegance.

Saat ini di pasar aftermarket, tersedia berbagai pilihan model velg ada yang berbentuk satu bagian (one piece) hingga tiga bagian (three pieces). Namun kedua jenis velg tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.

Model one piece biasanya lebih tahan lama karena modelnya hadir dalam bentuk utuh. Tapi, model ini biasanya memiliki bobot lebih berat dan tidak banyak pilihan motif. Sedangkan, model three pieces unggul dalam hal komponen pengganti. Jadi bila salah satu bagian velg rusak, dapat diganti dengan yang baru. Dengan kata lain Anda tidak perlu repot mengganti seluruh roda. Selain itu, velg model 3 potong ini terkenal memiliki bobot ringan sehingga dapat mendukung kinerja mobil. Sementara kelemahannya adalah tidak sekokoh model one piece.

Berikut ini beberapa contoh velg keluaran Eropa yang ditawarkan dengan konsep three piece sebut saja diantaranya AMG, Carlsson, atau Project Kahn. Alternatif lain tersedia merek DPE, Vellano maupun HRE yang merupakan produk buatan Amerika Serikat. Biasanya velg model 3 bagian tersebut memiliki ukuran relatif besar, mulai dari R 19 hingga R 22 inci. Dan, kisaran harganya ditawarkan mulai dari Rp 60 jutaan keatas (4 pieces).

Sementara, untuk model one pieces terbilang lebih banyak pilihan merek dan motifnya. Sebut saja K-Speed, Pegassus, BBS, Enkei, Lorinser atau 5 Zigen. Untuk ukuran R 16 hingga R 18 inci harganya berkisar Rp 3 jutaan sampai Rp 5 jutaan rupiah.

Tips ini dipersembahkan oleh "Happy Car Rental"
( Sewa Mobil Murah Di Cirebon - Rental Mobil Murah Di Cirebon )
PT. Budhi Surya Sejahtera - Pondok Avicenna, Jl. Taman Pemuda No. 2 Cirebon
Telp. 08156407913 / 082128867878 / 081298476511
www.sewamobilcirebon.co.id

Mesin Sehat Bisa Dilihat Dari Oli

Jarak tempuh yang jauh selama pulang pergi beraktivitas mempengaruhi tingkat kekentalan pelumas mesin. Hal ini dikarenakan minyak pelumas terus bekerja dalam melumasi bagian dalam mesin yang bergesekan selain itu juga berperan dalam mendinginkan mesin pada saat panas. Untuk itu sebaiknya lakukan penggantian oli pada 1.000 km pertama bila mesin ingin tetap awet.Usahakan mengganti, pelumas mesin, gardan dan transmisi bawaan pabrik untuk mengeluarkan sisa-sisa partikel logam.

Umumnya, pelumas mesin yang digunakan tiap pabrikan berbeda. Saat penggantian pertama kali pilih pelumas mineral berkadar SAE 10W-30 (mesin bensin). Sedangkan SAE 15W-40 atau 10W-30 untuk (mesin diesel). Tahap selanjutnya, pemakain lebih dari 5.000 km dapat menggunakan jenis semi synthetic atau full synthetic.

Lalu, pelumas gardan alias girboks pilihannya bisa yang memiliki kadar SAE 80W-90 / 85W-90 / 90 dengan API GL-5 atau pelumas gardan LSD comply (bagi mobil 4X4) atau lihat spesifikasi yang disarankan pada buku manual kendaraan.

Pelumas transmisi terbagi menjadi beberapa tipe, manual, otomatis slip lock, otomatis konvensional dan model CVT.

Slip-controlled lock-up

Mobil yang menganut transmisi otomatis tipe slip controlled lock-up umumnya menggunakan jenis Automatic Transmission Fluid (ATF) sesuai spesifikasi dari pabrik. Jadi tidak bisa main asal pakai minyak pelumas transmisi biasa.

Mobil yang didukung dengan transmisi tersebut memiliki perpindahan gigi yang halus. Untuk produk mobil dari Toyota biasanya pakai tipe pelumas jenis T-IV atau T-WS, Mitsubishi, Diamond SPIII, Nissan dengan ATF-D, Honda dengan standard Z-1, dan sebagainya.

Transmisi otomatis tipe konvensional

Kedua, tipe transmisi tipe otomatis konvensional. Jika mobil transmisi manual atau yang biasa, bekerja dengan cara menginjak kopling memindahkan gigi lalu kembali menginjak gas. Maka pada transmisi otomatis jenis ini tidak menggunakan kopling. Si pengendara hanya perlu menginjak gas (seperti kalau naik boom-boom car). Dalam kecepatan tertentu gigi akan berpindah dengan sendirinya dan kendaraan pun akan terus melaju semakin cepat sesuai dengan injakan gas si pengemudi biasanya mengaplikasi minyak pelumas jenis ATF kelas ekonomi. Namun, jika Anda menginginkan kinerja transmisi yang lebih baik maka di 10.000 Km bisa diganti dengan ATF ber-standard Dexron III yang berkualitas.

Transmisi otomatis CVT

Terakhir, untuk mobil yang mengaplikasi transmisi CVT penggunaan minyak pelumasnya tidak sama dengan tipe konvensional. Sistem transmisi CVT ini membuat setiap peningkatan akselerasi dan penurunan kecepatan menjadi tidak terasa. Getaran atau pun tenaga yang terbuang karena adanya delay time yang biasanya pada mobil bertransmisi otomatik juga nyaris tidak terasa.

Teknologi ini membuat sistem transmisinya tak berisik, tak ada sentakan, pengoperasiannya mudah dan bisa menyesuaikan dengan karakter pengemudi. Juga membuat pemakaian bahan bakar lebih efisien, mempunyai ketahanan dan kehandalan lebih baik dari transmisi biasa. Untuk penggantiantransmisi otomatis CVT sesuaikan dengan buku manual CVT. Tapi, mobil yang sering membawa beban atau dikemudikan pada kecepatan tinggi maka interval penggantian pelumas CVT sebaiknya dipercepat.

Deteksi Kondisi Mesin

Oh ya, ada juga beberapa trik atau cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui kondisi mesin mobil Anda. Pertama bisa dilakukan dengan cara dengan cara memperhatikan kekentalan warna oli. Dan yang kedua dapat dilakukan melalui pengetesan pada silinder mesin Anda dengan menggunakan alat cylinder leakage tester (alat uji prosentase tingkat kelaikan mesin).

Namun untuk cara yang kedua tadi, harus dilakukan pada bengkel yang memiliki perangkat tester silinder. Seperti di AMS yang menawarkan jasa pengecekan silinder untuk semua jenis mobil bensin dengan harga jasa Rp 150 ribu. Harga tersebut diluar perbaikan, jika diketahui ada salah satu silinder yang bermasalah, biasanya kami sarankan untuk di servis. Sebab jika tidak performa mesin jadi pincang," kata Amiaw, mekanik berpengalaman di dunia modifikasi balap mobil ini.

Nah untuk pilihan trik yang pertama Anda dapat mengetahui mesin sehat dari warna olinya.

1.Coklat agak kekuningan

Ini terjadi pada kendaraan usai menempuh perjalanan dengan Jarak tempuh yang kurang lebih berkisar antara 1.000-2.000 km, sehingga membuat warna oli akan menjadi coklat kekuningan. Jika yang terlihat adalah warna tersebut masih dapat dikatakan normal.

2. Hitam

Warna oli berubah menjadi hitam bisa disebabkan oleh dua hal. Pertama akibat kendaraan anda telah menempuh perjalanan dengan jarak tempuh lebih jauh. Dan yang kedua karena terjadi kerusakan pada mesin anda. Jika itu terjadi disarankan untuk segera mengecek mesin mobil ke ahlinya.

3. Putih Pekat

Oli berubah menjadi warna putih susu jika tercampur dengan air. Hal ini bisa jadi karena kondisi mesin anda yang sudah kurang baik. ada baiknya segera periksakan ke bengkel terdekat dan terpercaya, lakukan pengecekan. Jangan sungkan untuk memperbaiki sedikit saja kerusakan karena ini bisa memperkecil jumlah kocek yang harus anda keluarkan.

Tips ini dipersembahkan oleh "Happy Car Rental"
PT. Budhi Surya Sejahtera - Pondok Avicenna, Jl. Taman Pemuda No. 2 Cirebon
Telp. 08156407913 / 081298476511

Waspada Mengemudi di Kala Hujan

Ketika hujan turun kebanyakan pengemudi mobil akan melambatkan laju kendaraannya untuk menghindari kecelakaan dari pengguna jalan lainnya. Cara tersebut sudah benar. Jaga jarak aman dengan mobil lainnya baik di depan maupun di belakang harus dilakukan.

Tapi ternyata tidak hanya itu, masih ada beberapa hal lain yang juga harus diperhatikan oleh pengemudi :

Sebelum Jalan

1. Cek Kondisi Fisik

Ketika musim hujan piringan cakram rem pada roda terkena air cipratan dari genangan air di jalan. Sisa-sisa air tersebut bisa mengakibatkan sistem rem tidak bekerja dengan baik. Lakukan menekan pedal rem berulang kali agar sisa-sisa air yang menempel pada disc brake atau brake pad bisa hilang.

Disarankan agar saat musim hujan para pemilik mobil rutin mengecek kondisi parts yang berbahan karet. Khususnya komponen wiper depan dan belakang, karet pintu, drain plug body, dan bagian mobil lainnya dipastikan dalam kondisi prima. Seperti karet wiper yang masih bagus sehingga membersihkan air secara rata diseluruh kaca, ban yang terisi angin dengan tepat, atau karet pintu yang masih bagus agar pintu tertutup rapat.

Hal ini untuk menjaga agar saat kondisi hujan komponen tersebut bekerja optimal. Sebagai contoh, saat karet wiper sudah keras maka pandangan pengemudi bisa terhalang karena masih banyak air yang tersisa pada kaca. Pandangan pengemudi pun akan terhalang dan bisa mempengaruhi keselamatan pengemudi itu sendiri dan penumpang didalam kabin.

Jangan lupa juga untuk mengecek air wiper karena saat hujan air yang menempel pada kaca adalah air kotor yang tercampur dengan debu. Air wiper akan membantu menghilangkan debu atau pasir yang menempel dari air hujan.

2. Peralatan Tambahan

Saat hendak melakukan perjalanan tentu kita wajib membawa peralatan seperti obeng, kunci inggris, kunci pas, dongkrak, segitiga pengaman, dan peralatan mekanik lainnya. Tapi saat musim hujan juga harus diperhatikan untuk membawa beberapa peralatan tambahan seperti kanebo (lap khusus).

Alat tersebut berguna untuk menghapus embun yang kadang muncul dikaca. Sehingga pandangan pengemudi tidak terhalang oleh embun.

Saat di Jalan

1. Perhatikan lingkungan sekitar.

Selain memperhitungkan jarak mobil kita dengan mobil disekeliling, kecepatan mobil juga harus dijaga. "Kecepatan kendaraan yang aman saat kondisi hujan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar yaitu kondisi hujan (deras/sedang) dan kondisi jalan (datar/pegunungan)," ujar Bambang Supriyadi, Head Regional Technical Center wilayah IBT PT Astra Internasional Tbk.

Karena pengguna jalan tidak hanya anda seorang, memperhatikan lingkungan menjadi hal yang juga wajib diperhatikan. Selain kecepatan, nyalakan lampu depan saat hujan turun agar mobil di depan bisa melihat pergerakan mobil anda. Beri tanda sein kanan atau kiri saat hendak berpindah jalur atau berbelok.

Membunyikan klakson sesekali menurut Bambang juga perlu karena hujan yang deras terkadang membuat pengemudi sulit melihat pemandangan sekitar, baik di depan maupun belakang mobil.

2. Jaga kecepatan.

Jalanan yang basah ditambah fungsi rem yang tidak maksimal tidak baik untuk mengemudi dengan kecepatan tinggi. Kecelakaan karena ban slip atau licin bisa saja terjadi saat jalanan sangat basah. Di sinilah anda harus menjaga kecepatan agar tidak terjadi kecelakaan.

3. Jangan menyalakan lampu hazard.

Di Indonesia beberapa pengemudi sering menyalakan lampu hazard saat hujan deras. Perilaku ini bisa membingungkan pengemudi di belakang untuk mengetahui pergerakan mobil di depannya. Saat anda berganti jalur atau berbelok tidak bisa diketahui mobil lain karena lampu sein sedang digunakan sebagai lampu hazard.

4. Jangan rem mendadak.

Usahakan mengerem sebelum jarak mobil kita dekat dengan mobil di depan. Jangan sampai rem mendadak karena fungsi rem saat hujan tidak maksimal akibat sisa air pada disc brake. Hal ini bisa mencegah kecelakaan baik untuk diri anda maupun orang lain.

5. Kondisi dalam kabin

Perhatikan juga kondisi dalam kabin seperti pemakaian AC (Air Conditioning). Penggunaan AC terlalu dingin akan membuat kaca mobil berembun. Peristiwa tersebut bisa berakibat pandangan pengemudi terganggu. Untuk menghilangkan embun tersebut, tekan tombol defroster yang terdapat pada dasbor.

Apabila mobil anda tidak dilengkapi fitur tersebut, alihkan arah angin AC ke sisi jendela untuk mencairkan embun. Kaca depan dan spion harus tetap terlihat jangan sampai terhalang oleh embun.

6. Jangan gunakan lampu sorot.

Pengemudi juga tidak dianjurkan menggunakan lampu sorot dikala hujan. Karena cahaya dari lampu tersebut bisa memantul akibat tetesan air hujan. Akibatnya pemandangan anda ke jalan terganggu. Sebagai gantinya bisa gunakan lampu kabut yang lebih ramah terhadap pandangan pengemudi.

Tips ini dipersembahkan oleh "Happy Car Rental"
PT. Budhi Surya Sejahtera - Pondok Avicenna, Jl. Taman Pemuda No. 2 Cirebon
Telp. 08156407913 / 081298476511


Plus Minus Mobil Bensin Versus Solar

Jika membuat keputusan untuk memilih mobil baru maupun bekas berbahan bakar solar atau bensin, adalah hal yang menyulitkan Anda. Tenang usah khawatir, mungkin petunjuk berikut bisa menjadi solusi terbaik bagi Anda. Terpenting sebelum membeli, ada baiknya tentukan prioritas kebutuhan serta keinginan. Karena masing-masing jenis mesin kendaraan, mobil bensin dan solar memiliki kelebihan dan kelemahan.

Lalu apa saja hal yang mesti diperhatikan? Pertama, kalau digunakan sebagai armada operasional usaha. Tanpa memperhatikan aspek kenyamanan, trend dan penampilan maka mesin diesel adalah pilihan tepat. Kebanyakan mobil bermesin diesel cenderung lebih irit, selain itu jika digunakan dalam waktu yang sangat lama mesinnya akan semakin panas, otomatis performa mesin semakin baik.

Tetapi hal sebaliknya, kalau ingin mendapatkan kenyamanan, gaya, serta akselerasi yang cepat pilihannya adalah kendaraan bermesin bensin. Kompensasinya, biaya operasional beli bensin lazimnya lebih besar dari mesin diesel.

Mesin diesel

Kelebihan :
  1. Untuk jarak tempuh yang jauh hanya membutuhkan sedikit konsumsi bahan bakar sehingga lebih efisien.
  2. Secara umum mesin diesel memberikan torsi bawah lebih besar dan berguna untuk pengendaraan di jalan off road. Bahkan kebutuhan torsi menjadi penting ketika kita akan menarik kendaraan yang rusak atau misalnya menarik kendaraan yang terjebak di jalur non aspal.
  3. Sama seperti bensin, untuk bahan bakar solar juga mudah diperoleh dengan mudah baik di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) dalam kota maupun luar kota.
  4. Dan pertimbangan lain bahwa sifat bahan bakar diesel tidak terlalu berbahaya karena tidak mudah terbakar jika tersulut percikan api.
  5. Berkendara dibawah siraman hujan lebat atau melintas di kondisi jalan banjir tidak perlu takut karena ruang mesin diesel tidak ada komponen elektrikal seperti distributor atau kabel busi.
  6. Bila rasio mesin bensin dibatasi oleh tekanan dari bensin dan udara. Pada mesin diesel tidak dibatasi karena yang di kompres hanyalah udara. Semakin tinggi kompresi mesin diesel maka tenaganya kian bertambah dan sistem kerja mesin semakin efisien.
  7. Mesin diesel memang terkenal bandel. Bila dirawat dengan benar daya tahannya lebih lama daripada mesin bensin. Ini juga menjadi salah satu faktor penentu mengapa mesin diesel umumnya digunakan pada armada transportasi seperti truk atau kontainer besar.
Kelemahan :
  1. Satu kelemahan pasti yang dimiliki mesin diesel yaitu suara mesin yang lebih berisik dibanding mesin bensin.
  2. Injektor pada mesin diesel jika tercampur dengan air atau jenis partikel lainnya akan mudah bermasalah. Karena delivery valve di bagian injection pump kalau terkena air menyebabkan komponennya jadi tersumbat (mengendap alias berkarat). Dan, untuk biaya perbaikannya maupun suku cadangnya relatif mahal.
  3. Untuk akselerasi mesinnya memiliki respon lebih lambat dibandingkan mesin bensin. Namun demikian kini pihak pabrikan sudah ada yang mengaplikasi turbocharger atau supercharger untuk memperoleh tenaga spontan.
  4. Beban pajak kendaraan bermotor mesin diesel lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan mesin bensin karena kebanyakan cc mesinnya lebih besar. Rata-rata berkapasitas 2.000 cc keatas.
  5. Tingkat pencemaran udara yang keluar dari sisa pembakaran lebih tinggi.
  6. Harga mobil kondisi baru biasanya lebih mahal dibanding mesin bensin untuk tipe yang sama. Misal Toyota Kijang Innova diesel New V A/T Diesel dijual Rp. 302.250.000,- sedangkan tipe sama yang bermesin bensin dijual Rp Rp. 287.250.000,-.
Mesin bensin

Kelebihan :
  1. Untuk akselerasi mesin jauh lebih responsif, sehingga untuk mendahului kendaraan lain dapat mudah dicapai.
  2. Suara yang dihasilkan saat mesin mulai start hingga berakselerasi terdengar lebih halus.
  3. Tingkat polusi alias pencemaran udara lebih rendah.
  4. Spesifikasi teknis mesin mudah dipahami. Artinya, jika mesin atau bagian komponen mesin yang rusak dapat diketahui gejalanya. Lalu, dari sisi perawatan berkala jauh lebih mudah dan murah.
  5. Pilihan mobil berbahan bakar bensin relatif banyak
Kelemahan :
  1. Untuk beberapa tipe mobil tertentu misal produk Eropa atau beberapa merek Jepang, mengharuskan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi diatas 91. Sebab, jika memakai dibawah 91 akan mengalami gejala knocking (mengetuk) dari mesin yang berdampak pada performa mesin yang menurun.
  2. Biasanya torsi maksimal mampu diperoleh pada tingkat putaran mesin tinggi
  3. Sifat bahan bakar bensin lebih mudah terbakar, dan ini menjadi berbahaya jika terdapat kebocoran pada selang bensin, tangki bahan bakar atau karburator.
  4. Memiliki spesifikasi komponen yang cukup rumit. Misalnya dengan mengadopsi teknologi VTEC (sistem pengaturan katup) seperti yang terdapat di Honda. Selain itu beberapa komponen juga butuh perawatan, misalnya busi yang harus diganti tiap usia pemakaian tertentu.
  5. Mesin bensin lebih rentan terhadap air atau banjir karena banyaknya komponen kelistrikan seperti platina, distributor, busi atau pada kendaran tipe Engine Control Unit (ECU) juga rentan terhadap siraman air.
  6. Karena faktor yang kelima tersebut, sehingga mesin bensin dianggap kurang memiliki ketahanan terhadap water hammer ketimbang mesin diesel.
  7. Di bursa mobil bekas tanah air biasanya harga jual kembali (resale value) lebih terjangkau daripada mobil bermesin diesel.
Tips ini dipersembahkan oleh "Happy Car Rental"
PT. Budhi Surya Sejahtera - Pondok Avicenna, Jl. Taman Pemuda No. 2 Cirebon
Telp. 08156407913 / 081298476511



Tips Merawat Cat Mobil

Mempunyai mobil baru memang menyenangkan. Seperti anak kecil yang punya mainan baru, Anda akan merawat mobil baru Anda dengan sepenuh hati. Tapi saat mobil Anda berumur tiga atau empat tahun, tidak jarang kondisinya sudah tidak seperti mobil baru, khususnya bagian cat.

Peran cat pada body mobil sangat penting karena saat Anda menjual mobil, calon pembeli akan melihat apakah body mobil masih bagus atau tidak. Cat adalah bagian pertama yang dilihat oleh calon pembeli, baru kemudian struktur mobil (rangka) dan mesin.

Agar nilai jual mobil tidak terlalu turun, maka disarankan untuk menjaga cat mobil tetap bagus. Berikut ini adalah beberapa tips dan cara-cara merawat cat mobil :

Mencuci mobil Anda

Cat mobil asli dari pabrik umumnya dapat bertahan cukup lama, bisa sampai belasan tahun. Tapi hal tersebut tergantung dari perawatan. Kesalahan sering terjadi saat mencuci mobil, yang membuat body mobil baret halus, dan akhirnya cat mobil menjadi rusak. Waktu mencuci mobil yang tepat adalah pada saat temperatur udara tidak panas atau matahari tidak terik, misalnya pada pagi atau sore hari.

Selain itu, tekanan pada semprotan air jangan terlalu kencang. Gunakan yang dapat diatur, agar kotoran yang menempel mudah lepas tapi cat tidak rusak karena tekanan yang terlalu kencang. Disarankan agar mobil segera dibilas menggunakan lap kulit atau kanebo. Hal ini untuk mencegah air yang kering tidak membekas pada body mobil.

Kondisi jalanan yang berdebu terkadang membuat pasir menempel pada body. Apabila dibiarkan tidak tercuci, pasir tersebut dapat menjadi penyebab baret-baret halus. Contohnya adalah pada kontak yang terjadi saat Anda menyeka body mobil dengan kain. Karenanya, membilas mobil anda secara seksama sebelum di lap kering dengan kain sangatlah penting.

Produk-produk pembersih mobil

Penggunaan sampo cuci mobil yang mempunyai kandungan tidak seimbang, serta adanya kandungan silicon, dalam jangka waktu lama dapat membuat mobil terlihat kusam. Beberapa sampo yang menawarkan hasil yang lebih mengkilap justru dalam jangka waktu panjang akan memudarkan cat mobil Anda. Jadi, perhatikan kandungan yang terdapat dalam sampo mobil.

Kalau memang hendak membeli sampo untuk membersihkan mobil, pastikan sampo tersebut memakai bahan-bahan organik. Seperti bahan kaolin clay (sejenis lumpur dari mineral) dan carnauba wax (lilin dari pohon kelapa).

Pastikan juga produk sampo mobil yang Anda beli sudah diakui "green" secara internasional. "Saat ini banyak produk lokal yang hanya klaim green tanpa mempunyai MSDS (Material Safety Data Sheet).
Agar cat mobil tetap bagus, jangan pernah menggunakan sampo yang mempunyai kandungan silikon dan minyak tanah. Karena dua kandungan tersebut membuat cat mobil cepat pudar dan terlihat kusam.

Langkah-langkah pencegahan

Cuci setelah hujan. Air hujan yang turun, walaupun tingkat keasamannya berbeda-beda dari satu negara ke yang lainnya, biasanya memiliki tingkat keasaman yang tinggi, khususnya Indonesia. Sehingga akan menimbulkan jamur dan flex pada cat mobil. Disarankan untuk tidak mencuci mobil di siang hari. Begitu juga pada saat mesin mobil dalam keadaan panas. Karena selain merusak mesin mobil, uap dari mesin yang terkena air bisa merusak cat kap mesin.

Cat ulang juga bukan solusi yang baik. Karena umumnya akan lebih cepat pudar dibanding cat asli pabrik. Oleh sebab itu, perawatan yang baik serta mencuci mobil dengan benar adalah hal terutama yang harus diperhatikan agar cat mobil tetap terjaga - tidak baret, kusam, ataupun pudar - dalam jangka waktu panjang.

Kesimpulan

Cat termasuk bagian penting dari sebuah mobil karena ikut mempengaruhi nilai jual sebuah mobil. Bila cat mobil anda mengalami baret, kusam, bahkan pudar, harga jualnya bisa turun. Perawatan yang baik dengan menggunakan sampo yang teruji kualitasnya adalah salah satu cara menjaga warna asli mobil.

Tips ini dipersembahkan oleh "Happy Car Rental"
PT. Budhi Surya Sejahtera - Pondok Avicenna, Jl. Taman Pemuda No. 2 Cirebon
Telp. 08156407913 / 081298476511